Berbagai persiapan dilakukan menjelang sekolah tatap muka yang rencananya akan dimulai 1 Agustus 2020. Di antara persiapan tersebut, yakni guru hingga siswa diswab dan menjalani rapid test.

Kepala SMA Negeri 1 Sekadau, Yohanes Adi Suhadi mengatakan, persiapan yang dilakukan pihak sekolah menjelang sekolah tatap muka tetap berdasarkan protokol kesehatan. Pihak sekolah menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan hingga alat pengukur suhu tubuh. “Tempat cuci tangan sudah ada kita siapkan 6 tempat. Sebelum memasuki lingkungan sekolah, siswa diperiksa suhu tubuhnya. Ada 2 alatnya sudah kita siapkan,” kata Adi, sapaan Yohanes Adi Suhadi ditemui di sela-sela pelaksanaan swab test di SMA Negeri 1 Sekadau, Selasa (28/7).

Ia menambahkan, di gerbang sekolah siswa terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya. Jika, suhu tubuhnya normal siswa baru diperkenankan masuk ke lingkungan sekolah dan mencuci tangan.”Tapi kalau memang tidak (diizinkan sekolah tatap muka) kita tetap belajar daring dari rumah seperti biasa. Ini kan hanya sampel kelas XII saja yang menjalani rapid test. Sementara kelas X dan XII belum (di-rapid test), masih tetap belajar daring,” jelas Adi.